Selain fokus pada pendidikan formal, UNISMA juga memberikan perhatian pada pengembangan diri mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Dengan berbagai klub dan organisasi mahasiswa yang aktif, mahasiswa di UNISMA dapat mengembangkan minat dan bakat mereka di luar ruang kelas.
Menurut Dekan Fakultas Psikologi UNISMA, Prof. Dr. Ahmad, pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler sangat penting untuk membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa. “Dengan bergabung dalam klub dan organisasi, mahasiswa dapat belajar bekerjasama, mengembangkan keterampilan sosial, dan menemukan passion mereka,” ujarnya.
Salah satu klub yang sangat populer di UNISMA adalah Klub Pencinta Alam. Dengan kegiatan hiking, camping, dan kegiatan outdoor lainnya, klub ini membantu mahasiswa untuk mendekatkan diri dengan alam dan meningkatkan kecintaan terhadap lingkungan. Menurut Ketua Klub Pencinta Alam, Sarah, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mengurangi stres akademik.
Selain itu, UNISMA juga memiliki klub musik, klub tari, klub debat, dan berbagai organisasi sosial yang aktif. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan ini, mahasiswa dapat mengekspresikan diri, meningkatkan keterampilan kreatif, dan memperluas jaringan pertemanan.
Prof. Dr. Ahmad juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan formal dan pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler. “Mahasiswa yang aktif dalam kegiatan di luar kelas cenderung memiliki kemampuan multitasking yang baik, serta memiliki pengalaman dan keterampilan tambahan yang dapat membantu mereka dalam karir di masa depan,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari pihak kampus dan semangat kolaborasi antar mahasiswa, UNISMA terus mendorong pengembangan diri mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai hasilnya, mahasiswa tidak hanya menjadi akademisi yang baik, tetapi juga individu yang memiliki keberagaman minat dan bakat yang dapat mereka kembangkan di masa depan.